Perbedaan Smoothing dan Rebonding

Perbedaan Smoothing dan Rebonding yang Harus Kamu Tahu!

Rambut lurus sering menjadi idaman banyak orang, dan dua teknik yang populer untuk mencapainya adalah smoothing dan rebonding.

Dua teknik ini tampaknya serupa, namun sebenarnya memiliki perbedaan yang cukup signifikan.

Keduanya sama-sama bertujuan untuk meratakan rambut, tetapi terdapat perbedaan mendasar antara keduanya.

Lalu apa saja perbedaan smoothing dan rebonding? Kira-kira apa jenis perawatan yang cocok untuk rambutmu?

Belianita akan membahas keduanya agar kamu bisa memilih metode yang paling cocok dengan keinginan rambutmu.

Definisi Smoothing dan Rebonding

Perbedaan Smoothing dan Rebonding
Foto oleh Adam Winger dari Unsplash

Sebelum membahas lebih jauh tentang perbedaan smoothing dan rebonding, kamu harus tahu definisi untuk kedua teknik tersebut.

1. Smoothing

Smoothing adalah metode perapihan rambut yang melibatkan penggunaan produk kimia untuk meratakan rambut yang mungkin memiliki keriting dan kerutan.

Teknik ini mengubah ikatan rambut, memberikan hasil yang lebih halus dan rata.

2. Rebonding

Sementara itu, rebonding adalah metode yang lebih intensif.

Tidak hanya meratakan rambut, tetapi juga mengubah struktur internal rambut untuk menjadikannya benar-benar lurus dan rata.

Perbedaan Smoothing dan Rebonding

Proses Smoothing dan Rebonding
Foto oleh Theme Photos dari Unsplash

Dalam proses perawatan rambut baik dengan smoothing maupun rebonding memiliki beberapa perbedaan.

1. Proses Smoothing

Smoothing, atau yang sering dikenal dengan “hair smoothing” atau “hair straightening,” adalah salah satu cara yang populer untuk meratakan rambut dengan tampilan yang lebih alami.

Proses smoothing dimulai dengan mencuci rambut dan membersihkannya dengan baik.

Baca Juga  Kulit Berjerawat dan Berminyak? Ini Tips Memilih Skincare yang Tepat

Setelah itu, seorang ahli salon akan mengaplikasikan produk kimia khusus yang mengandung bahan-bahan seperti formaldehida atau bahan pelurus lainnya.

Produk ini membantu meratakan rambut dengan mematahkan ikatan rambut yang membuatnya keriting atau bergelombang.

Setelah produk kimia diterapkan, rambut akan dikeringkan dan diluruskan dengan menggunakan alat pelurus panas seperti catok.

Proses ini membantu rambut tetap lurus selama beberapa bulan.

2. Proses Rebonding

Sementara itu, rebonding adalah salah satu metode yang lebih ekstensif untuk meratakan rambut.

Proses rebonding dimulai dengan mencuci dan membersihkan rambut dengan seksama.

Kemudian, seorang profesional akan mengaplikasikan produk kimia yang lebih kuat dan khusus untuk merobek ikatan rambut yang ada.

Proses ini mengubah struktur internal rambut, membuatnya benar-benar lurus.

Setelah aplikasi produk kimia, rambut akan dibagi menjadi sejumlah sektion kecil, dan setiap sektion akan diratakan dengan sangat hati-hati menggunakan alat pelurus panas pada suhu tinggi.

Proses ini memakan waktu beberapa jam tergantung pada panjang rambut dan ketebalan.

Hasilnya adalah rambut yang benar-benar lurus dan dapat bertahan hingga enam bulan atau lebih.

Jadi, di antara dua metode ini, rebonding lebih intensif dan mengubah struktur rambut secara signifikan, sementara smoothing lebih ringan dan memberikan hasil yang lebih alami.

Mana yang Lebih Tahan Lama?

Smoothing dan Rebonding
Foto oleh Nora Hutton dari Unsplash

Dari kedua teknik perawatan rambut smoothing dan rebonding, mana yang lebih tahan lama? simak penjelasan berikut!

Baca Juga  10 Warna Cat Rambut yang Bagus untuk Rambut Pendek

1. Durabilitas Smoothing

Smoothing, meskipun memberikan hasil yang luar biasa dalam meratakan rambut, biasanya memiliki durabilitas yang lebih pendek dibandingkan dengan rebonding.

Hasil smoothing biasanya bertahan sekitar 2 hingga 3 bulan.

Setelah itu, rambut Anda mulai kembali ke tekstur aslinya.

Namun, banyak faktor dapat memengaruhi lamanya hasil smoothing, termasuk jenis produk kimia yang digunakan dan perawatan rambut yang diikuti.

2. Durabilitas Rebonding

Rebonding, sebaliknya, dikenal dengan durabilitas yang jauh lebih baik.

Hasil rebonding dapat bertahan hingga 6 bulan atau lebih jika dirawat dengan baik.

Ini berkat perubahan struktur internal rambut yang lebih radikal.

Namun, perlu diingat bahwa ada batasan pada seberapa lama hasil rebonding dapat bertahan.

Pertumbuhan rambut yang baru akan memiliki tekstur asli, sehingga perawatan berkala ke salon untuk merapikan akar rambut diperlukan.

Kesimpulannya, baik smoothing maupun rebonding memiliki kelebihan dan kekurangan masing-masing.

Jika kamu mencari solusi sementara untuk rambut lurus, smoothing mungkin menjadi pilihan yang lebih sesuai.

Namun, jika menginginkan hasil yang lebih tahan lama, rebonding mungkin merupakan pilihan yang lebih baik.

Secara umum, perawatan smoothing cenderung lebih terjangkau dibandingkan dengan rebonding.

Sebaiknya, konsultasikan dengan seorang ahli salon yang berpengalaman untuk mendapatkan panduan dalam memilih teknik mana yang akan memberikan hasil terbaik sesuai dengan tipe dan kondisi rambutmu.

Inilah Alasan Mengapa Mata Orang Cina Sipit

5 Rekomendasi Merk Softlens yang Cocok untuk Mata Coklat

Kulit Berjerawat dan Berminyak? Ini Tips Memilih Skincare yang Tepat

Cara Menghilangkan Daki yang Sudah Menghitam